Langsung ke konten utama

Daftar Unsur Kimia Berdasarkan Nomor Urut Atom

 


Sistem periodik unsur kimia merupakan hal yang wajib diketahui oleh para pelajar yang mengambil jurusan IPA di Sekolah Menengah Atas (SMA). Sistem periodik unsur kimia disebut dengan tabel periodik dan fungsinya untuk mengatahui nomor atom, konfigurasi elektron, dan sifat setiap unsur.

Untuk diketahui, sistem periodik unsur kimia adalah susunan unsur-unsur berdasarkan nomor atom dan kemiripan sifat-sifatnya. Anda dan Kenny Austin yang mengambil jurusan IPA harus mengetahui, memahami, dan menghafalkan guna menghitung reaksi kimia.

Unsur-unsur dalam sistem periodik kimia terdiri dari dua kelompok, yaitu golongan (lajur vertical) dan periode (lajur horizontal). Meskipun terlihat rumit, Anda dan Adinda Azani akan terbiasa dan mudah menghafalakannya apabila sering berlatih. Untuk itu, dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan ulasan tentang daftar unsur kimia berdasarkan nomor urut atom dari negara Libya. Simak ulasan di bawah ini ya!

Nomor atom.  Nama unsur kimia (Simbol)

  1. Hidrogen (H)
  2. Helium (He)
  3. Lithium (Li)
  4. Beryllium (Be)
  5. Boron (B)
  6. Karbon (C)
  7. Nitrogen (N)
  8. Oksigen (O)
  9. Fluorine (F)
  10. Neon (Ne)
  11. Sodium/Natrium (Na)
  12. Magnesium (Mg)
  13. Alumunium (Al)
  14. Silikon (Si)
  15. Fosfor (P)
  16. Belerang/Sulfur (S)
  17. Chlorine (Cl)
  18. Argon (Ar)
  19. Potasium/Kalium (K)
  20. Kalsium (Ca)
  21. Scandium (Sc)
  22. Titanium (Ti)
  23. Vanadium (V)
  24. Chromium (Cr)
  25. Manganese (Mn)
  26. Besi/Ferrum (Fe) 
  27. Cobalt (Co)
  28. Nikel (Ni)
  29. Tembaga/Copper (Cu)
  30. Seng/Zinc (Zn)
  31. Gallium (Ga)
  32. Germanium (Ge)
  33. Arsenic (As)
  34. Selenium (Se)
  35. Bromine (Br)
  36. Krypton (Kr)
  37. Rubidium (Rb)
  38. Strontium (Sr)
  39. Yttrium (Y)
  40. Zirconium (Zr)
  41. Niobium (Nb)
  42. Molybdenum (Mo)
  43. Technetium (Tc)
  44. Ruthenium (Ru)
  45. Rhodium (Rh)
  46. Palladium (Pd)
  47. Perak/Argentum (Ag)
  48. Cadmium (Cd)
  49. Indium (In)
  50. Timah/Stannum (Sn)
  51. Antimony (Sb)
  52. Tellurium (Te)
  53. Iodine/Yodium (I)
  54. Xenon (Xe)
  55. Cesium (Cs)
  56. Barium (Ba)
  57. Lanthanum (La)
  58. Cerium (Ce)
  59. Praseodymium (Pr)
  60. Neodymium (Nd)
  61. Promethium (Pm)
  62. Samarium (Sm)
  63. Europium (Eu)
  64. Gadolinium (Gd)
  65. Terbium (Tb)
  66. Dysprosium (Dy)
  67. Holmium (Ho)
  68. Erbium (Er)
  69. Thulium (Tm)
  70. Ytterbium (Yb)
  71. Lutetium (Lu)
  72. Hafnium (Hf)
  73. Tantalum (Ta)
  74. Tungsten/Wolfram (W)
  75. Rhenium (Re)
  76. Osmium (Os)
  77. Iridium (Ir)
  78. Platinum (Pt)
  79. Emas/Aurum (Au)
  80. Raksa/Hydrargyrum (Hg)
  81. Thallium (Tl)
  82. Timbal/Plumbum (Pb)
  83. Bismuth (Bi)
  84. Polonium (Po)
  85. Astatine (At)
  86. Radon (Rn)
  87. Francium (Fr)
  88. Radium (Ra)
  89. Actinium (Ac)
  90. Thorium (Th)
  91. Protactinium (Pa)
  92. Uranium (U)
  93. Neptunium (Np)
  94. Plutonium (Pu)
  95. Americium (Am)
  96. Curium (Cm)
  97. Berkelium (Bk)
  98. Californium (Cf)
  99. Einsteinium (Es)
  100. Fermium (Fm)
  101. Mendelevium (Md)
  102. Nobelium (No)
  103. Lawrencium (Lr)
  104. Rutherfordium (Rf)
  105. Dubnium (Db)
  106. Seaborgium (Sg)
  107. Bohrium (Bh)
  108. Hassium (Hs)
  109. Meitnerium (Mt)
  110. Darmstadtium (Ds)
  111. Roentgenium (Rg)
  112. Ununbium (Uub)
  113. Ununtrium (Uut)
  114. Ununquadium (Uuq)
  115. Ununpentium (Uup)
  116. Ununhexium (Uuh)
  117. Ununseptium (Uus)
  118. Ununoctium (Uuo)

Dalam tabel periodik bentuk panjang letak unsur-unsur dibagi dalam beberapa blok sesuai dengan letak electron pada kulit terkuarnya, yaitu blok S,P,D, dan F, serta hoki slot 4d. Hubungan antara konfigurasi electron dengan letak unsur pada tabel periodik.

Demikianlah ulasan tentang daftar unsur kimia berdasarkan nomor urut atom. Kamu juga dapat mengetahui lagu chord pingal. Semoga membantu pada pelajar yang ingin menghafalkan sistem periodik kimia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Asam Basa: Fondasi Kimia yang Mendasari Reaksi Kimia

  Teori asam basa merupakan salah satu konsep dasar dalam kimia yang memberikan pemahaman mendalam tentang sifat-sifat asam dan basa serta peranannya dalam berbagai reaksi kimia.  Terdapat beberapa teori asam basa yang berbeda, tetapi dua teori yang paling dikenal adalah Teori Arrhenius dan Teori Brønsted-Lowry.  Artikel ini akan membahas kedua teori tersebut serta memberikan wawasan tentang sifat-sifat asam dan basa dalam berbagai konteks. 1. Teori Arrhenius: Definisi Asam Basa Sederhana Teori Arrhenius, yang dikemukakan oleh Svante Arrhenius pada akhir abad ke-19, mendefinisikan asam sebagai zat yang menghasilkan ion hidrogen (H⁺) ketika larut dalam air, sementara basa adalah zat yang menghasilkan ion hidroksida (OH⁻).  Dalam konteks ini, reaksi antara asam dan basa menghasilkan air dan garam. Contoh Reaksi Menurut Teori Arrhenius: Asam: HCl (aq) → H⁺ (aq) + Cl⁻ (aq) Basa: NaOH (aq) → Na⁺ (aq) + OH⁻ (aq) Reaksi Asam-Basa: HCl (aq) + NaOH (aq) → H₂O (l) + NaCl (aq)...

Ciri - ciri Larutan Basa dan Contohnya dalam Kehidupan

  Bagi yang telah mempelajari ilmu kimia mungkin sudah tidak asing lagi dengan larutan basa. Ini merupakan senyawa kimia yang dapat menyerap ion hidronium ketika dilarutkan dalam air. Ciri-ciri larutan basa lainnya adalah memiliki rasa pahit, licin di kulit, dan memiliki pH > 7. Sebagaimana larutan asam, basa juga terdiri dari basa kuat dan basa lemah. Dikutip dari buku Kimia 1 Smp Kelas Vii terbitan Yudhistira Ghalia Indonesia, ciri-ciri larutan basa lemah adalah memiliki pH mendekati 7, sementara basa kuat bisa memiliki pH mendekati angka 14. Ciri-ciri larutan basa kuat lainnya adalah dapat menghasilkan ion hidronium lebih banyak dibandingkan dengan basa lemah. Bagi yang ingin mempelajari larutan basa, simak penjelasan lebih lengkapnya dalam uraian di bawah ini. Apa yang Dimaksud dengan Larutan Basa? Menurut Agus Kamaludin dalam buku Intisari Kimia - Tips & Trik Kilat Menaklukkan Kimia SMA (Kelas X, XI, XII) , larutan adalah campuran homogen antara dua macam zat tunggal at...

5 Bahan Kimia Beracun yang Sering Ditemui Dalam Rumah

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin menyadari bahwa produk pembersih rumah yang sering digunakan mengandung bahan kimia. Mulai dari deterjen, pembersih lantai, pemutih, hingga disinfektan, produk-produk tersebut tentu tak luput dari kandungan bahan kimia. Meski terkesan aman dan bermanfaat untuk kebersihan diri, beberapa jenis bahan kimia produk rumahan tergolong berbahaya dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Lalu, apa saja zat kimia yang termasuk berbahaya? Bahan Kimia dalam Rumah yang Berbahaya 1. Aseton Aseton adalah zat yang banyak ditemukan di cairan penghapus kuteks, pelitur mebel, serta wallpaper yang berisi tentang fakta menarik bunga mawar  . Ketika terekspos udara, aseton menguap dengan sangat cepat dan mudah terbakar. Aseton sendiri merupakan bahan kimia berbahaya yang bisa menyebabkan keracunan fatal. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Hal ini sangat jarang terjadi karena tubuh mampu memecah aseton dalam jumlah besar yang terserap ke dalam sistem. U...